Home informasi dunia bola Timnas Indonesia U-23 Bisa Tiru Prancis Di Asian Games 2018

Timnas Indonesia U-23 Bisa Tiru Prancis Di Asian Games 2018

152
0
informasi dunia bola

Bukan rahasai kalau Timnas Indonesia U-23 kekurangan bomber menjelang Asian Games 2018. Namun, pasukan Garuda Muda masih punya kans tampil tajam jika mampu meniru kesuksesan timnas Prancis pada Piala Dunia 2018. Perancis berhasil memenangkan gelar juara Piala Dunia meski tanpa keberadaan stiker yang memadahi, Olivier Giroud yang di percaya sebagai penyerang utama tak sanggup mencetak gol di sepanjang Piala Dunia, penyerang Chelsea itu hanya sekali melesakkan tendangan mengarah ke gawang. Namun Pelatih Didier Deshamps punya pandangan berbeda dia menilai Giroud tampil cemerlang sesuai dengan strategi yang diusung sejak awal. Mantan pemain Arsenal ini berfungsi sebagai pemantul bola untuk rekan-rekannya sekaligus merusak konsentrasi bek lawan.

informasi dunia bola

Peran yang dimainkan Giroud justru membuat dua penyerang sayap, Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann leluasan untung memberikan serangan kepada lawan sebagai bukti Mbappe dan Griezmann sama-sama memberikan empat gol di rusia, kualitas pemain Prancis memang tak bisa di sejajarkan dengan para pemain Timnas Indonesia u-16 tapi tidak ada salahnya untuk mencoba strategi bermain sang tim juara Piala Dunia 2018 yang mampu meminimalisir kekurangan, sebenarnya Pelatih Luis Milla masih memiliki stiker berpengalaman seperti Alberto Goncalves. Namun Stiker berusia 37 tahun itu belum pernah mencetakan gol sejak melakoni debutnya di Timnas Indonesia U-23 mulai 1 juni 2018.

Produksi gol Timnas Indonesia U-23 di bawah arahan Luis Milla lebih banyak dicipitakan para gelandang, seperti Septian David Maulana yang menjadi top skor sementara dengan koleksi tujuh gol dimana setengahnya diperoleh dari laga persahabatan, pemain sayap Indonesia seperti saddil Rahmdani, Febri Hariyadi, dan Osvaldo Haay juga rajin mencetak gol. Sejauh ini Saddil sudah menciptakan tiga gol, sementara Febri dan Osvaldo masing-masing mencatat dua gol. Para pemain seperti septian david dan febri inilah yang bisa di andalkan untuk memecahkan kebuntuan ketika barisan depan sedang kesulitas mendapatkan gol. Selain itu kehadiran Stefano Lilipaly juga bisa jadi alternatif mencetak gol dari posisi kedua apalagi kini pemain keturunan belanda itu tercatat sebagai gelandang serang paling produktif di Liga 1 2018.